Latest Entries »

Rabu, 24 April 2013

BAHASA KOMUNIKASI "HASANAH"

Bahasa Komunikasi “Hasanah”

 

Salah satu nikmat Tuhan yang diberikan kepada ummat manusia yaitu manusia mampu berkomunikasi dengan bahasa yang “ hasanah”. Berkomunikasi merupakan sarana manusia untuk melancarkan aktivitas-aktivitas kesehariannya. Tanpa adanya komunikasi dengan bahasa yang jelas (hasanah) manusia tersebut akan kesuliatan untuk saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Oleh sebab itu, bahasa sebagai media komunikasi sangat urgen bagi kehidupan manusia, baik sesama manusia di dalam masyarakat maupun yg lainnya.

Berkomunikasi dengan bahasa yang menyentuh hati dan yang lemah lembut ini, adalah merupakan perintah Tuhan Yang Maha Kuasa atas Segala Sesuatu dan Sunnah Rasul. Sebagai manusia yang beradab di era modern ini, seharusnya manusia berkomunikasi dengan bahasa yang beretik tinggi, artinya komunikasi bahasanya mempunyai nilai dan bobot yang tinggi. Apalagi di zaman modern ini, dikaitkan dengan bahasa komunikasi saintis ataupun yang ilmiyah. Sehingga bahasa yang digunakan manusia untuk berkomunikasi tersebut akan medatangkan makna dan hikmah dalam kehidupan.

Berkomunikasi dengan bahasa yang lemah lembut dan dengan bahasa yang ilmiyah merupakan pra syarat untuk mengisi, menata dan merancang masa depan ini. Sebagai gerbang peradaban baru. Tentunya ini diawali oleh individu-individu yang hebat bahasa komunikasinya, salah satunya adalah dengan bahasa komunikasi yang “hasanah” dan sarat dengan ilmiyah.

Demikianlah dalam berkomunikasi kita harus mampu mensinergiskan bahasa yang menyentuh hati dengan bahasa ilmiyah agar yang terucap oleh mulut kita tersebut ada i'tibar dan hikmah. Dan juga untaian kata-kata yang bermanfaat bagi kita, kelurga dan masyarakat sekitar. Kalau kita hubungkan dengan sabada Rasulullah SAW, “Pekataan (ucapan) itu adalah Doa”, jadi alangkah indahnya kalau komunikasi bahasa yang kita ucapan dengan bahasa yang menyentuh hati dan ilmiyah. Agar bahasa yang kita komunikasikan tersebut bernilai tinggi dan menjadi ibadah.

Waallahu a'lam bishawab.
Wassalam,
Amingsa syah, Cirebon, Indonesia 2013

0 komentar:

Posting Komentar